Kenabian Terakhir dalam Pandangan Riwayat-Riwayat

Oleh :  CK

Riwayat Imam Ali

“….Allah SWT untuk memenuhi janjinya dan menyempurnakan serta mengakhiri kenabian mengutus Muhammad SAW…”(Nahj al-Balaghah, khobtah pertama)
Amirul mukminin Ali berkata:”…Rasulullah SAW adalah manusia terpercaya untuk menerima wahyu Allah, penutup, dan nabi terakhir penyampai berita gembira atas rahmat Allah, dan pembawa ancaman akan kemurkaan-Nya…”.(Nahj al-Balaghah, Khotbah ke-168)

Imam Ali pada sebagian pembuktian beliau pada orang-orang yang menentang berkata,”Adapun Rasulullah SAW beliau adalah penutup para nabi, tidak ada nabi setelahnya, dan tidak pula seorang rasul. Dengan kehadiran Rasulullah SAW, kerasulan dan kenabian telah berakhir samapi hari kiamat”.(Kitab Suilamin bin Qais, hal.97; Al-Ihtijaj, jil1, hal.220)
Amirul mukminin ketika mengawali khotbahnya berkata “…..dan aku bersaksi bahwa Muhammad SAW adalah Rasulullah, penutup para nabi, dan bukti Allah bagi seluruh alam”.(Al-Wafi jil.14, hal.11)

Riwayat Fatimah Zahra
Fatimah Zahra dalam beberapa do’anya mengungkapkan,”Ya Allah, sampaikan shalawat dansalam pada Nabi muhammad dan keluarganya dengan shalawat yang disaksikan oleh nabi-nabi terdahulu pada nabi termulia, pemimpin orang-orang bertakwa, penutup para nabi, penyeru kebaikan dan kuci rahmat-Mu”.(Miqbas al-Mashabih, hal.113)

Riwayat Imam Hasan Mujtaba
Imam Hasan al-Mutjaba dalam sebuah khotbah menjelaskan,”Aku adalah putra nabi Allah….aku adalah putra penutup para nabi, pemimpin para rasul”(Maqtal, Kharazmi, jil.1 hal.126)

Riwayat Imam Husain

Imam Husain dalam do’a Arafah berkata,”Segala puji bagi Allah sebanding dengan pujian para malaikat terdekat-Nya, para nabi yang telah diutus-Nya. Semoga shalawat tertuju pada pilihan-Nya yaitu Muhammad SAw penutup para nabi, dan juga pada keluarganya yang suci dan tulus”.(Al-Iqbal, hal.343)
Dalam syair-syairnya Imam Husain berkata,”Ayahku adalah Ali dan Kakekku adalah penutup para nabi. Manusia-manusia yang menerima agama Allah dengan kerelaan sebelumku”.(Kasy al-Ghummah, jilid.2, hal 213; Bihar al-Anwar, jil.78, hal.125).

Riwayat Imam Ali Zainal Abidin

Imam Ali Zainal Abidin dalam do’a berdo’a,”Ya Allah, sampaikan shalawat pada Muhammad SAW penutup paran bai dan penyempurna seluruh utusan Allah.(Shahifah as-sajjadiyah, Do’a ke 17)
“Ya Allah, gabungkanlah diriku bersama al-Musthafa Muhammad SAW dan keluarganya. Manusia pilihan-Mu diantara makhluk-makhluk-Mu, penutup para nabi”.(Al-kafi, jilid 1, hal.177; Al Wafi, jilid 2 hal.19)

Riwayat Imam Muhammad Baqir

Imam Baqir berkata,”Sungguh Allah SWT telah mengakhiri  kitab-kitab langit dengan kitab kalian(Al-Qur’an) dan mengakhiri para nabi dengan nabi kalian (Muhammad SAW)”.(Al-kafi, jilid 1, hal.177; Al Wafi, jilid 2 hal.19)
Imam Muhammad Baqir dalam do’a harian bulan Ramadhan berdo’a,”Ya Allah, Tuhan fajar dan malam yang sepuluh….dan Tuhan Penutup para nabi, sampikanlah shalawat kepadanya…”.(Al-Iqbal hal.91)

Riwayat Imam Ja’far Shadiq

Zurarah berkata,”Aku bertanya pada Imam Shadiq  mengenai halal dan haram. Beliau menjawab,”Apa yang telah dihalalkan oleh Muhammad SAW maka akan halal selamanya sampai hari kiamat. Tidak ada selainnya dan tidak ada nabi lain setelahnya”.(Al-Kafi, jil.1, hal.57)
Ismail bin Jabir berkata,”Aku mendengar Abu Abdillah Ja’far bin Muhammad as-Shadiq berkata,”Sesungguhnya Allah SWT mengutus Muhammad dan mengakhiri dengannya para nabi terdahulu. Tidak ada nabi setelahnya dan Allah SWT menurunkan baginya kitab (al-Qur’an) dan dengannya diakhiri kitab-kitab sebelumnya. Maka, tidak ada kitab setelah al-Qur’an. Telah ditetapkan didalamnya kehalalan dan keharaman. Maka samapi hari kiamat dan yang telah diharamkan akan tetap haramsampai hari kiamat….”.(Tafsir Nu’mani hal.3; Al mizan, jilid 3, hal.81)
Ayub bin alhur berkata,”Aku mendengar Imam Shadiq berkata,”sesungguhnya Allah SWT mengakhiri para nabi dengan nabi kalian maka tidak ada nabi setelahnya dan mengakhiri kitab-kitab langit dengan kitab kalian (al-qur’an) maka tidak ada kitab sesudahnya. Al-Qur’an diturunkan sebagai penjelas segala sesuatu…”.(Al-Wafi, juz 2 dari jilid pertama ha.144)
Ashim bin Hamid berkata,”Imam Ja’far Shadiq berkata,”Jika diantara kalian memiliki kepentingan, berpuasalah…kemudian menyebutkan do’a yang panjang, yang dalam do’a tersebut disebutkan do’a seperti ini,”Ya Allah, aku mendekatkan diriku pada-MU dengan perantara nabi-Mu, rasul-Mu, dan kekasih-Mu, penutup para nabi, pemimpin para rasul dan imam orang-orang yang bertakwa”.(Itsbat al-Hudat,jilid 2 hal.472)

Riwayat Imam Musa Kazhim
Ali bin Ritsab meriwayatkan bahwa hamba yang saleh (Imam Musa bin ja’far) berkata,”Berdo’alah dengan do’a ini dari bulan Ramadhan tahun mendatang. Ya Allah, Tuhan tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan bumi serta segala sesuatu yang berada diantaranya,….Tuhan Muhammad SAW dan keluarganya, pemimpin para rasul, penutup para nabi…”.(al-Kafi, jilid 4 hal.72; al-Faqih, jilid 2, hal.103)

Riwayat Imam Ali Ridha

“Segala puji bagi Allah dengan pujian yang ada dalam kitab-Nya, yang membuka kitab-Nya dengan pujian,  Shalawat dan salam semoga tercurah pada Muhammad SAW penutup paran nabi, manusia terbaik, dan juga kepada keluarganya, keluarga yang dipenuhi rahmat pohon kenikmatan…”.(‘Uyun Akhbar ar-Ridha, jilid 1, hal.87)
Imam Ali ridha dalam sebuah tulisan yang menjelaskan tentang ringkasan agama Islam, beliau menulis,”Sesungguhnya, ringkasan dan hakikat Islam adalah bersaksi dan meyakini bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, Zat Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan bersaksi serta meyakini bahwa Nbai mUhammad SAW adalah hamba-Nya dan utusan-Nya serta kepercayaan-Nya, penutup para nabi, dan manusia paling utama diseluruh alam. tidak ada nabi setelahnya”.(‘Uyun Akhbar ar-Ridha, jilid 2, hal.121-122)
Imam Ali Ridha dalam sebuah riwayat berkata,”Sehingga risalah kenabian berakhir pada al-Mushthafa, Muhammad SAW dan diakhiri para nabi dengannya, dan beliau berada dalam rangkaian para nabi. Beliau diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam…”.(‘Uyun Akhbar ar-Ridha, jilid 2, hal.154)
Dalam naskah pengangkatan Makmun sebagai waliy al-‘ahd yang dibacakan oleh Imam Ali Ridha beliau berkata,”Segala puji bagi Allah yang berbuat dengan kehendaknya…Shalawat dan salam Allah tertuju pada nabi-Nya, Muhammad SAW penutup para nabi, dan keluarganya yang suci serta mulia..”.(Manaqib Mazandarani, jil 4, hal 364; Kasyf al-Ghummah, jil 3, hal.177)

Riwayat Imam Muhammad Jawad
Disebagian do’a Imam Muhammad Jawad disebutkan,”Dengan nama Allah Zat Yang Perkasa dalam urursan, Agung dalam pembuktian, kokoh dalam kekuasaan, Segala yang dikehendaki, maka terjadi, dan yang tidak dikehendaki makan tidak akan terjadi. Aku bersaksi bahwa Nuh adalah utusan Allah, Ibrahim adalah Khalilullah, Musa adalah Kalimullah, dan Isa putra Maryam adalah Ruhullah dan kalimat-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muham SAW adalah penutup para nabi, tidak ada nabi setelahnya”.(Bahj ad-Da’awat, hal.40; Bihar al-Anwar, jil.93 hal.359)

Riwayat Imam Ali Hadi
Imam Ali bin Muhammad al-Hadi dalam do’a ziarahnya dengan do’a,”Salam sejahtera bag Muhammad Rasulullah SAW penutup para nabi, pemimpin para rasul, dan pilihan Tuhan semesta alam…penutup atas nabi-nabi terdahulu, dan pembuka keberkahan di masa mendatang..”.(Bihar al-Anwar, hal.360)

About ahmadiyah

Check Also

Kepalsuan Hadits Ahmadiyah tentang Gerhana

Segala puji bagi Allah semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi akhir zaman Muhammad bin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *